Anjing itu Haram?

Orang Islam bukan?

Kok pelihara anjing sih?

Anjing kan haram!

Sepertinya perbincangan ini gak akan pernah ada habisnya ya. Sebagai seorang yang lahir dari keluarga yang cukup taat beragama, saya sendiri dibesarkan dengan pemahaman umum tentang anjing. Bahkan ketika pertama kali berani memegang anjing kakak saya saja, saya sampai mencuci baju saya pakai air campur tanah. Iya, sampai segitunya.

Pemahaman saya pun berkembang. Dari paham kalau gak boleh pegang anjing, sampai akhirnya “Oh ternyata najis dan haram itu berbeda. Air liur anjing itu najis jika terkena bejana, jaman sekarang udah ada sabun sebagai alternatif pengganti tanah, dan lain-lain.”

Ada satu hal yang membuat saya tersenyum baru-baru ini, ayah saya adalah seorang yang taat beragama. Memegang predikat Haji di depan namanya walau gelar itu amat sangat jarang beliau pakai. Beliau datang ke rumah kami yang memang sudah berisi 4 anjing di dalamnya. Pertama-tama saya takut beliau marah dan tidak mau datang. Tapi kenyataannya beliau sendiri yang meminta saya mengeluarkan anak-anak kaki 4 dari kamar karena kasihan.

“Udah keluarin aja.”

“Emang gak apa-apa?”

“Ah elu sama aja kaya Opa lu. Dulu peliharanya doberman.”

Saya hanya bisa cengar-cengir mendengarnya. Ternyata memang ada darah penyayang hewan dari Opa. Sekaligus lega dengan sikap beliau terhadap anak-anak kaki 4 kami.

Semua kembali ke pribadi masing-masing dalam menyikapi. Kalau saya memilih untuk menghargai semua ciptaan Allah SWT dan percaya Allah menciptakan anjing dengan maksud tertentu.

Kalau kamu? 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s