Soundtrack of My Life

d223d7735a01ef67c47e686565ff7e6e

courtesy pinterest

Suka dengerin lagu? Siapa yang gak? Bahkan Abah yang dulu selalu bilang kalau lagu itu musik setan (tentang ini akan dibahas nanti), tetap saja suka sama the BeeGees, (alm) Chrisye, dan lagu-lagu jadul lainnya.

Buat saya sendiri kenal musik itu dari kecil banget. Lupa deh di umur berapa. Dengan latar belakang kakak-kakak yang suka masang lagu Oasis, Greenday, Aerosmith, Blink 182, pastilah gak asing lagi dengan musik. Apalagi kelas 4 SD udah dengerin radio Prambors. Yeah, generasi 90 bangetlah pokoknya.

3809c6a1bf3fb533b27d7282347d0bc5

courtesy pinterest

Saya sering menjadikan musik itu “pelarian” dari banyak hal. Seperti rasa kesepian, sakit hati, marah, jatuh cinta, patah hati, senang dan sedih. Makanya kalau dibilang Music is a soundtrack of my life itu gak berlebihan buat saya. Setiap saat musik menemani hidup saya. Dari jaman walkman, discman, mp3 player, ipod sampai ke handphone semua udah pernah jadi barang wajib di tas. Sering kena razia pas jaman sekolah, panik ngumpetin di bawa kolong meja dan ditutupin sampah chiki, udah pernah juga saya alamin.

Lirik dari sebuah lagu jadi salah satu patokan buat saya lagu itu enak apa gak. Kedua terpenting setelah melodi. Lagian siapa juga yang mau denger lagu kalau gak nyangkut di telinga kita kan? Nah, disitulah peranan lirik. Jangan bohong, pasti pernah ngomong, “Gila ini lagu, gue banget!” seenggaknya sekali seumur hidup pernah ngomong gitu kan? 😛

Apa nih lagu yang bisa bikin lo ngomong, “Gila ini lagu, gue banget!” ? 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s